Descriptive Text : Pantai Kiluan Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti

Posted on

Descriptive Text : Pantai Kiluan Dalam Bahasa Inggris Beserta Arti


 

Apakah sobat IBI merupakan orang yang sangat suka dengan pantai? dan suka menghabiskan akhir pekan di pantai? jika iya, maka rekomendasi tempat yang sangat cocok untuk kalian adalah kiluan. Nah seperti apa ya pantai kiluan tersebut? Lagsung saja kita simak berikut ini ya sobat IBI


Nature tours of the island/Bay of Kiluan is located in Pekon (village) Kiluan Kelumbayan, Kecamatan Negeri, Lampung Regency Tanggamus, suitable for tourists who are fond of adventure. The hilly topography and berlembah interesting to explore. The journey to the Gulf of Kiluan is already a challenge for tourists. Road on the West coast of Sumatra was not too smooth so that the necessary skills in driving a motor vehicle to pass through.

 

The beach on the Gulf of Kiluan are suitable to be used as a “Getaway Destination”. We have been providing Lodging or home staging is a pretty decent place to stay.

 

Regarding the history or origins of the kiluan. Actually a lot of legend which tells the story of Kiluan, but there is one legend which until now still outstanding and trusted by the local community. The legend dates back to the time of the era began the collapse of Majapahit Kingdom and Islam entered Indonesia. In the area there is a symbolism or community initially Pekon onions, known for an extremely highperformer for the accounts. He named Raden Mas Arya originating from the region of Banten or Malacca. Raden Wijaya Anta best known daredevil. However, many of her relatives who displeased him and trying to kill him.

 

Therefore, finally, Raden Wijaya Anta asks her relatives who wanted to kill himself in order to take him to the island which is currently called the island Kiluan. The reason, he can only be killed on the island, Raden Wijaya Anta on the island. Because the accounts have not been invincible, he can tell when his end will come.

 

Supposedly, the dolphins in the Bay of Kiluan is the largest in Asia. In fact, in the world. Interested tourists watched from the dolphins in its natural Habitat can rent Boat Katir. If lucky, tourists can watch green turtles, which in the times rose to the surface of the sea. Not satisfied to enjoy the natural scenery in the Bay of Kiluan, visitors can stay in there.

 

On this island you can see collection of Dolphin of which there are hundreds of tails. There are at least two types of dolphins in these waters, the first species is the Bottlenose Dolphin (Tursiops Truncatus) with a larger body and shy. The second species was the long half-life of dolphins (Stenella Longirostris) whose smaller stature and love to jump.

 

In addition you can also round-theIsland boat trips Katir while enjoying the beautiful scenery. In the afternoon, you can see the hairy Primate black and loud-voiced mutual bersahutan. Yes, the siamang (symphalangus syndactylus) and the Hoops (Presbythis Melalops) as well as the Sunda Slow Loris (Nycticebus Coucang). often once seen jumping from one tree to another tree. chirping birds ever heard in almost every morning and afternoon capable of soothing the mind. If lucky, tourists can watch green turtles (Chelonia Mydas) and Hawksbills (Eretmochelys imbricate), which at certain times are pulled over to the beach.

 

Not to mention if you are into Kiluan at the time of the full moon. Wow … the beauty of the full moon would engender a sense of wonderment to the creator. How not, Moon light falling on the surface of sea water to make a brightly lit. The beauty of this nature will be memories that could not easily be forgotten.

Terjemahan

Wisata alam Pulau/Teluk Kiluan terletak di Pekon (Desa) Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung cocok bagi Wisatawan yang gemar berpetualang. Topografinya yang berbukit dan berlembah menarik untuk dijelajahi. Perjalanan menuju Teluk Kiluan sudah merupakan tantangan tersendiri bagi Wisatawan. Jalan darat di Pesisir Barat Sumatera itu belum terlalu mulus sehingga perlu keterampilan dalam mengemudikan Kendaraan Bermotor untuk melewatinya.

Pantai di Teluk Kiluan yang cocok untuk dijadikan “Getaway Destination”. Kami telah menyediakan Penginapan atau Rumah Panggung yang cukup layak dijadikan tempat menginap para Pengunjung.

Mengenai sejarah atau asal-usul kiluan. Sebetulnya banyak legenda yang bercerita tentang Kiluan, tapi ada satu legenda yang sampai sekarang masih beredar dan dipercaya oleh Masyarakat sekitar. Legenda berawal saat era mulai runtuhnya Kerajaan Majapahit dan Islam masuk Indonesia. Di kawasan yang awalnya Umbul atau perlambangan masyarakat Pekon Bawang, dikenal seorang pendatang yang sangat tinggi kesaktiannya. Dia bernama Raden Mas Arya yang berasal dari daerah Banten atau Malaka. Raden Anta Wijaya sangat dikenal Pemberani. Namun, banyak kerabatnya yang tidak senang kepada dia dan berusaha untuk membunuhnya.

Karena itu, akhirnya Raden Anta Wijaya meminta kerabatnya yang ingin membunuh dirinya tersebut agar membawanya ke Pulau yang saat ini bernama Pulau Kiluan. Sebab, dia hanya bisa dibunuh di Pulau itu, selanjutnya Raden Anta Wijaya dibunuh di Pulau tersebut. Karena kesaktiannya yang belum terkalahkan, dia bisa tahu kapan ajalnya akan tiba.

Konon, kumpulan Lumba-Lumba di Teluk Kiluan adalah yang terbesar di Asia. Bahkan, di Dunia. Wisatawan yang berminat menyaksikan dari dekat Lumba-Lumba di Habitat aslinya bisa menyewa Perahu Katir. Jika beruntung, Wisatawan juga bisa menyaksikan Penyu Hijau, yang di waktu-waktu naik ke permukaan Laut. Belum puas menikmati alam pemandangan di Teluk Kiluan, pengunjung bisa menginap di sana.

Di Pulau ini anda dapat melihat kumpulan Lumba-Lumba yang jumlahnya ratusan ekor. Setidaknya ada dua jenis Lumba-Lumba di perairan ini, spesies pertama adalah Lumba-Lumba Hidung Botol (Tursiops Truncatus) dengan badan yang lebih besar dan pemalu. Spesies yang kedua adalah Lumba-Lumba Paruh Panjang (Stenella Longirostris) yang bertubuh lebih kecil dan senang melompat.

Selain itu Anda juga bisa keliling Pulau dengan Perahu Katir sambil menikmati pemandangan yang indah. Sore hari, Anda bisa melihat primata berbulu hitam dan bersuara nyaring saling bersahutan. Ya, siamang (symphalangus syndactylus) dan Simpai (Presbythis Melalops) serta Kukang (Nycticebus Coucang). kerap sekali terlihat meloncat dari satu pohon ke pohon lain. kicauan burung pun terdengar hampir di setiap pagi dan sore yang mampu menyejukkan pikiran. Jika beruntung, Wisatawan juga bisa menyaksikan Penyu Hijau (Chelonia Mydas) dan Penyu Sisik (Eretmochelys imbricate), yang di waktu-waktu tertentu menepi ke Pantai.

Belum lagi jika Anda ke Kiluan pada saat Bulan Purnama. Wah…keindahan sang purnama bakal menimbulkan rasa takjub kepada Sang Maha Pencipta. Bagaimana tidak, cahaya Bulan jatuh di atas permukaan air Laut hingga membuat terang benderang. Keindahan alam ini bakal menjadi kenangan yang tak mudah dilupakan begitu saja.


Semoga apa yang sudah disampaikan dapat bermanfaat untuk sobat IBI semua.

-Salam Semangat IBI-

Baca juga artikel IBI lainnya di: