Istilah Bahasa Inggris Dalam Marketing Dan Artinya
Istilah Bahasa Inggris Dalam Marketing Dan Artinya

Istilah Bahasa Inggris Dalam Marketing Dan Artinya

Posted on

Istilah Bahasa Inggris Dalam Marketing Dan Artinya


Halo sobat IBI..

Marketing adalah ujung tombak yang menjadikan suatu perusahaan akan meraih kesuksesan atau kemunduran. Marketing mempunyai tugas utama, yaitu menjual produk atau jasa dari suatu perusahaan yang mempunyai target pasar sesuai dengan yang telah ditentukan oleh perusahaan tersebut.

Pada kempatan kali ini IBI akan menyampaikan tentang istilah bahasa inggris  dalam Marketing. Langsung saja kita simak istilahnya berikut ini.


Istilah Bahasa Inggris Dalam Marketing Dan Artinya
Istilah Bahasa Inggris Dalam Marketing Dan Artinya

Istilah Dalam Marketing

  • Production Orientation, Dalam hal ini fokus perusahaan tidak pada kebutuhan pelanggan, melainkan mengurangi biaya dengan melakukan produksi massal. Dengan mencapai skala ekonomi tertentu, perusahaan bisa memaksimalkan profit dengan mengurangi segala biaya.
  • Product Orientation, Perusahaan percaya bahwa mereka mempunyai produk yang superior, berdasarkan kualitas dan fitur. Berdasarkan anggapan ini, mereka mengira pelanggan akan menyukai juga produk tersebut.
  • Sales Orientation, Di sini perusahaan berfokus untuk memproduksi produk, lalu mencoba menjualnya ke target market. Tetapi masalahnya, kemungkinan besar pelanggan tidak menyukai produk yang ditawarkan kepadanya.
  • Market Orientation,Dalam hal ini perusahaan menempatkan pelanggan sebagai inti dari bisnis. Perusahaan mencoba memahami kebutuhan pelanggan dengan menggunakan metode riset yang sesuai. Proses yang sesuai juga diterapkan untuk memastikan informasi dari pelanggan sampai ke perusahaan. Inti dari semua aktivitas yang dilakukan perusahaan berfokus pada pelanggan. Di sini pelanggan sungguh menjadi raja.
  • Marketing plan/Rencana pemasaran
  • Marketing job/ tugas pamasaran
  • Marketing mix/bauran pemasaran
  • Direct Marketing penjualan secara langsung, atau sistem pemasaran yang bersifat interaktif, yang   memanfaatkan satu atau beberapa media iklan untuk menimbulkan respon yang terukur dan atau transaksi di sembarang lokasi. Dalam direct marketing, komunikasi promosi ditujukan langsung kepada konsumen individual, dengan tujuan agar pesan-pesan tersebut ditanggapi konsumen yang bersangkutan, baik melalui telepon, pos atau dengan datang langsung ke tempat konsumen
  • Advertising menawarkan barang/jasa dengan cara mengiklankan
  • Telemarketing, adalah  memasarkan atau mensosialisasikan produk atau jasa usaha kita melalui telepon. Untuk sekarang, biasanya cara telemarketing ini dipakai oleh beberapa operator besar untuk menawarkan produknya. Menurut banyak ahli pemasaran, penawaran melalui telemarketing cenderung mudah diterima, karena sifatnya memang secara personal langsung ke konsumen.
  •  Public Relations adalah usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya.
  • Brand Recognition Tingkat minimal dari kesadaran merek. Hal ini penting pada saat seorang pembeli memilih suatu merek pada saat melakukan pembelian. Recognition yaitu seberapa jauh konsumen dapat mengenali merek tersebut termasuk dalam kategori tertentu.
  •  Customer Feedback atau Umpan balik pelanggan adalah proses atau contoh spesifik memberikan informasi kepada bisnis tentang produk, jasa dan layanan pelanggan.
  •  Lack of Ownership/Kurangnya Kepemilikan, Anda tidak dapat memiliki layanan dan Anda tidak dapat menyimpan layanan seperti Anda dapat menyimpan produk. Layanan yang digunakan atau disewa untuk jangka waktu tertentu. Misalnya ketika Anda membeli tiket pesawat untuk terbang ke Amerika Serikat, Anda membeli layanan yang akan dimulai pada awal penerbangan dan berakhir pada akhir penerbangan. Anda tidak dapat mengambil penerbangan pulang pesawat dengan Anda.
  • Intangibility/hal tdk dpt dipahami, Anda tidak dapat memegang atau menyentuh layanan seperti produk. Ini becuase layanan adalah sesuatu yang pelanggan pengalaman dan pengalaman bukan merupakan produk fisik.
  •  Inseparability/hal tdk dpt dipisahkan, Jasa tidak dapat dipisahkan dari penyedia layanan. Sebuah produk dapat diambil dari produsen tetapi layanan tidak dapat diambil karena melibatkan penyedia layanan atau wakilnya melakukan sesuatu bagi pelanggan. Sebagai contoh sebuah perusahaan yang menjual jasa menyetrika kebutuhan perusahaan untuk setrika pakaian untuk Anda.
  • Perishability/rusaknya, Layanan bertahan tertentu dan tidak dapat disimpan seperti produk untuk digunakan nanti. Misalnya seorang desainer interior akan merancang properti sekali. Jika Anda ingin mendesain ulang rumah Anda akan perlu membeli layanan lagi.
  •  Heterogeneity/keheterogenan, Perusahaan memiliki sistem dan prosedur untuk memastikan bahwa mereka memberikan layanan yang konsisten tetapi sangat sulit untuk membuat setiap pengalaman layanan identik. Misalnya dua perjalanan pesawat identik mungkin merasa berbeda dengan penumpang karena keadaan di luar kontrol maskapai seperti kondisi cuaca atau penumpang lain di pesawat.
  •  Branding, menggali potensi produk / jasa agar dapat dikenal oleh hal layak ramai. tanpa harus kita perkenalkan produk / jasa tersebut orang telah mengenalnya.
  •  PR, meyampaikan pesan dengan membuat image berkala agar pesan produk / jasa dapat diterima tanpa harus kita sendiri, jadi yang menyampaikan (melalui orang ketiga) tidak butuh banyak dana untuk melakukannya, akan tetapi perlu keahlian lobi yang cukup baik dalam hal ini.
  • Push marketing yang pada intinya ialah menggunakan jalur distribusi untuk melakukan push produk ke outlet-outlet dimana konsumen bisa membelinya, atau menggunakan pull strategy yang pada intinya ialah membangun daya tarik terhadap produk dan jasa melalui berbagai media sehingga konsumen atau customer datang sendiri ke tempat kita atau datang ke toko untuk membeli barang kita
  •  pull marketing terjadi dengan dua cara pertama di generate dari advertising offline sehingga orang mengakses karena baca di media lain tentang keberadaan site kita, yang kedua ialah dari promo online dengan menggunakan media digital seperti iklan di site lain, pasang search advertising, barter link, join community dll.
  • Single Level Marketing (Pemasaran Satu Tingkat) adalah Metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program pemasaran berbentuk satu tingkat, dimana Mitra Usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang dilakukannya sendiri.
  • Multi Level Marketing (Pemasaran Multi Tingkat) adalah  Metode pemasaran barang dan/atau jasa dari sistem Penjualan Langsung melalui program pemasaran berbentuk lebih dari satu tingkat, dimana mitra usaha mendapatkan komisi penjualan dan bonus penjualan dari hasil penjualan barang dan/atau jasa yang dilakukannya sendiri dan anggota jaringan di dalam kelompoknya.

Demikian yang dapat IBI sampaikan pada kesempatan kali ini, semoga apa yang sudah disampaikan dapat bermanfaat dan dapat dijadikan bahan belajar bagi sobat IBI semua.
– Salam Semangat IBI-
loading...