Pengertian, Jenis, Dan Penggunaan Brainstorming
Pengertian, Jenis, Dan Penggunaan Brainstorming

Pengertian, Jenis, Dan Penggunaan Brainstorming

Posted on

 Pengertian, Jenis, Dan Penggunaan Brainstorming 


 Pengertian, Jenis, Dan Penggunaan Brainstorming
Pengertian, Jenis, Dan Penggunaan Brainstorming

Halo sobat IBI…

Gagasan atau ide adalah istilah yang dipakai baik secara populer maupun dalam bidang filsafat dengan pengertian umum “citra mental” atau “pengertian”. Terutama Plato adalah eksponen pemikiran seperti ini.

Pada kesempatan kali ini IBI akan membahas tentang salah satu alat untuk mengeluarkan ide, yaitu brainstorming. Apa iitu brainstorming? langsung saja kita simak penjelasannya beriut ini.


Pengertian

Brainstorming adalah sebuah alat bantu yang digunakan untuk mengeluarkan ide dari setiap anggota tim yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Kesuksesan Brainstorming dapat dilihat dari suasana bebas tanpa kritik untuk menggali ide kreatif atau solusi alternatif tanpa batas.

Brainstorming dapat memberi inspirasi, memperluas wawasan, merupakan pembelajaran dalam mengambil keputusan, selain itu menciptakan kesetaraan dan melibatkan seluruh anggota tim. namun saat ini Brainstorming juga dapat dilakukan tanpa harus berkumpul dalam satu ruangan, namun juga dapat dilakukan di dunia maya atau telekonferensi dengan jarak ribuan meter.


Jenis

Terdapat setidaaknya dua jeniis brainstorming, yaitu:

Individual  Brainstorming

Individual  brainstorming cenderung menghasilkan lebih banyak gagasan. Pada kenyataannya, orang memang mendapat lebih banyak mendapatkan ide-ide brainstorming ketika berpikir sendiri. Sebuah eksperimen yang dilakukan oleh seorang Psikolog bernama Solomon Asch pada tahun 1951-1956 menunjukkan hasil bahwa seseorang akan bekerja lebih baik (dan menghasilkan penyelesaian masalah yang lebih akurat, jika diperlukan) jika bekerja sendirian, dibandingkan jika bekerja dalam sebuah tim. Intinya sama, jika melakukan individual brainstorming kalin tentunya tidak perlu khawatir tentang kritik dari orang lain, karena itu kalian akan lebih leluasa mengembangkan ide kalian. Dan tentu saja, jika setelah bersusah payah berfikir dan kalian tetap tidak mengungkapkan ide kalian kepada orang lain, apa gunanya memeras otak dan berfikir panjang? Sederhananya, Individual Brainstorming ini memang memukinkan kalian mendapatkan banyak ide, tapi akan susah mengembangkannya karena kalian memang harus berfikir sendiri.

Group Brainstorming

Group brainstorming menjadi lebih efektif karena menggunakan semua pengalaman dan kreativitas dari anggota kelompok yang ada. Ketika salah satu anggota yang mengungkapkan ide sudah mencapai batasannya, maka anggota yang lain dapat membantu mengembangkan ide tersebut. Ini semacam peta pemikiran raksasa yang terdiri dari banyak kepala. Tentu saja, kebalikan dari Individual Brainstorming, Group Brainstorming memungkinkan pengembagan ide yang lebih luas walaupun dengan sedikit ide. Karena itu, Group Brainstorming dapat dikatakan efektif untuk menggali ide-ide secara lebih mendalam.


Penggunaan 

  1. Suspend Judgment, semua anggota tim harus menahan diri, tidak menghakimi ide, pendapat dan gagasan yang diajukan oleh anggota lain
  2. Record all Ideas, ada seseorang yang dapat menjadi notulen, mencatat semua ide, pendapat ataupun gagasan yang diajukan, walaupun ide tersebut terdengar aneh
  3. Encourage “Piggy-backing” ideas, koordinator atau fasilitator mendorong untuk membangun ide, pendapat atau gagasan baru atau tambahan dari ide yang sudah pernah dijalankan
  4. Think out of the box, yakni mendorong untuk mengeluarkan pemikiran yang baru, tidak pengulanggan dari ide atau pendapat yang sudah ada.

Demikian yang dapaat IBI sampaikan, sseoga apa yang sudah disampaikan dapat bermanfaat dan dapat dijadikan bahan belajar bahasa inggris bagi sobat IBI  semua.

 

-Salam Semangat IBI-

Baca juga artikel IBI lainnya di: