toefl

Perkembangan Mengenai TOEFL Dalam Ilmu Bahasa Inggris

Posted on

Perkembangan Mengenai TOEFL Dalam Ilmu Bahasa Inggris

toefl

 


TOEFL atau Test of English as a Foreign Language adalah salah satu model pengujian bahasa inggris yang digunakan untuk mengukur kemampuan mereka yang tidak menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa ibu dengan tujuan ingin studi atau bekerja di negara-negara dimana bahasa inggris sebagai bahasa komunikasi sehari-hari. Test TOEFL berorientasi pada American English (logat Amerika) dan diselenggarakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat untuk semua peserta tes secara International. Selain TOEFL ada Bentuk model pengujian bahasa inggris yang lain diantaranya IELTS (British English), ESOL dan TOEIC. TOEFL dan IELTS yang merupakan model pengujian bahasa inggris umum memiliki sedikit perbedaan yaitu dalam pengujian IELTS ada bagian Individual Interview Test.

Test TOEFL pada umumnya sering diperlukan sebagai persyaratan masuk kuliah pada hampir semua universitas di Amerika Serikat dan Kanada baik untuk program undergraduate (S-1) maupun graduate (S-2 atau S-3). Sedangkan di Eropa dan Australia juga menggunakan hasil Test TOEFL sebagai pertimbangan calon mahasiswa yang ingin mendaftar di Universitas dan bagi orang umum yang ingin bekerja di luar negeri.

Di dalam negeri awalnya Hasil Test TOEFL digunakan sebagai persyaratan melanjutkan studi calon mahasiswa S2 dan S3. belakangan berbagai universitas ternama di Indonesia mulai menggunakan TOEFL sebagai persyaratan calon mahasiswa S1. dan berbagai lembaga dan perusahaan swasta maupun negeri juga mulai menggunakan TOEFL sebagai salah satu mekanisme rekruitment atau jenjang kenaikan karir.

TOEFL terdiri dari tiga jenis yaitu paper based (PBT) – berbasis kertas, computer-based (CBT) dan internet-based (iBT) atau TOEFL online. Di jaman sekarang test TOEFL (online) adalah yang paling sering dilakukan. CBT diperkenalkan pada tahun 1998 dan memiliki format yang sama dengan TOEFL Paper Based perbedaannya adalah total waktu yang digunakan mengerjakan soal-soal TOEFL untuk Paper Based selama 2,5 jam sedangkan CBT berlangsung selama 4 jam termasuk dengan panduan. TOEFL iBT diperkenalkan pada tahun 2005 bertujuan untuk mengganti secara bertahap 2 jenis ujian sebelumnya.

Model pengujian TOEFL terdiri dari 4 bagian yaitu :

  1. Listening Comprehension (menyimak)
  2. Speaking Comprehension (berbicara) – pengganti Grammar Structure and Written Expression yang sudah dihilangkan
  3. Reading Comprehension (membaca)
  4. Writing Essay (menulis) / Test of English Written (TEW)

Semua jawaban bagian pengujian ini menggunakan model pilihan ganda (multiple choise) dalam empat pilihan (A, B, C dan D) kecuali TEW karena harus menulis suatu topik atau ide tertentu. TEW biasanya dilaksanakan sebelum Listening Comprehension.

Hasil Test TOEFL menggunakan skor. Untuk ujian TOEFL Paper Based berkisar antara 310 (minimum) sampai 677 (maksimum), skor Jenis CBT antara 0 hingga 300 sedangkan skor TOEFL iBT mulai dari 0 sampai 120. batas skor yang dibutuhkan untuk persyaratan studi dan kerja baik di luar negeri maupun dalam negeri berbeda satu sama lainnya. Beasiswa studi ke luar negeri untuk S2 misalnya membutuhkan nilai TOEFL 450 – 550 juga untuk bekerja ke Australia mensyaratkan skor TOEFL 500 sedangkan di dalam negeri mungkin lebih rendah lagi biasanya skor minimal 400.


Demikian pembahasan pada artikel kali ini mengenai “ Perkembangan Mengenai TOEFL Dalam Ilmu Bahasa Inggris “.

Semoga bermanfaat dan membantu sahabat IBI (ilmubahasainggris.com) semua.

Thank you for your attention friends …

 

Referensi Materi Lainnya dari IBI yang wajib kita ketahui :