Tiga Contoh Dialog Make, Receive, and Transfer the Phone Calls dalam Situasi Formal Bahasa Inggris
Tiga Contoh Dialog Make, Receive, and Transfer the Phone Calls dalam Situasi Formal Bahasa Inggris

Tiga Contoh Dialog Make, Receive, And Transfer The Phone Calls Dalam Situasi Formal Bahasa Inggris

Posted on

Tiga Contoh Dialog Make, Receive, And Transfer The Phone Calls Dalam Situasi Formal Bahasa Inggris


Tiga Contoh Dialog Make, Receive, And Transfer The Phone Calls Dalam Situasi Formal Bahasa Inggris
Tiga Contoh Dialog Make, Receive, And Transfer The Phone Calls Dalam Situasi Formal Bahasa Inggris

 


Dalam dunia bisnis, membuat dan menerima panggilan telpon adalah hal yang sangat sering dilakukan. Tidak berbeda jauh dengan bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris juga terdapat tatacara yang biasa digunakan dalam melakukan kedua hal tersebut. Begitu pula dengan mentransfer panggilan telepon, dalam bahasa Inggris terdapat beberapa ungkapan yang biasa digunakan.

Di ulasan kali ini, khusus membahas tentang make, receive, and transfer the phone calls dalam konteks situasi formal.

Berikut akan admin ulas tiga contoh dialog make, receive, and transfer the phone calls (Membuat, Menerima dan mentransfer Panggilan telpon) dalam Bahasa Inggris.

 


Example 1

Ms. Donna          : Good afternoon OOTD Company. How can I help you? (Selamat siang Perusahaan OOTD. Apakah ada yang bisa saya bantu?)

Mr. Andrew       : Good afternoon. My name’s Andrew Clark of C&C, Inc. I’d like to speak to Mr. Burhan Toni from the HRD Department, please (selamat siang. Nama saya Andrew Clark dari C&C, Inc. Saya ingin berbicara dengan tuan Burhan Toni dari departemen HRD, tolong).

Ms. Donna         : Hold on, please. I’ll put you through to him (Tolong tunggu sebentar. Saya akan menyambungkan Anda dengannya).

Mr. Burhan            : Burhan Toni speaking. What can I do for you, Mr. Andrew? (Burhan Toni sedang berbicara. Apa yang bisa saya lakukan untuk Anda tuan Andrew?

Mr. Andrew          : Good afternoon, Mr. Burhan. I’m calling you about our appointment. I’m afraid I can’t make it Monday. How about Wednesday morning at 8? (Selamat siang, tuan Burhan. Saya menelpon Anda tentang janjian kita. Saya khawatir saya tidak bisa menjadikanya di hari Senin. Bagaimana kalau Rabu pagi jam 8?).

Mr. Burhan         : Let me check my schedule… Wednesdey morning at 8? It’s ok (biarkan saya memeriksa jadwal saya dulu…Rabu pagi jam 8? Ok).

Mr. Andrew       : Great. Thank you, Mr. Burhan. I’ll see you on Wednesday morning at 8. (Bagus. Terikamaksih tuan Burhan. Sampai jumpa Rabu pagi jam 8).


Example 2

An operator        : Hello, good morning. This is Nico Hotel, how may I help you? (Halo, selamat pagi. Ini Hotel Nico. Bagaimana saya bisa membantumu?).

James                   : Hello, good morning. I’m James. I want to make a  reservation (Halo, selamat pagi. Saya James. Saya ingin melakukan reservasi).

An operator       : Ok, Mr. James. What type of room do you want? (Ok, tuan James. Tipe ruangan apa yang kamu inginkan?).

James                   : A room with single bed, please (Sebuah ruangan dengan tempat tidur satuan, tolong).

An operator       : Ok, A room with single bed. Hmm… sorry Mr. James, sea view or garden view? (Ok, sebuah ruangan dengan tempat tidur satuan. Hmm… maaf tuan James, pemandangan laut atau pemandangan kebun?).

James                   : One with Sea view, please (Satu dengan pemandangan laut, tolong).

An operator       : Ok, Mr. James. Your reservation is a room with single bed and sea view (ok, tuan James. Reservasimu adalah sebuah ruangan dengan tempat tidur satuan dan pemandangan laut).


Example 3

Receptionist       :Good morning, this is Sandara Wedding Organizer. How can I help you? (Selamat pagi, ini Sandara Wedding Organizer. Bagaimana saya bisa membantu Anda?)

Sally                       : Good morning, I’m Sally. Could I speak to Ms. Alba, please? (Selamat pagi, saya Sally. Dapatkah saya berbicara pada Nona Alba, tolong?).

Receptionist       : Oh I’m sorry. I’m afraid she is not in her office (Oh saya minta maaf. Saya khawatir dia tidak sedang di kantornya).

Sally                       : Do you know when she’ll be back? (Apakah Anda tahu kapan dia akan kembali).

Receptionist       : I have no idea. Would you like to leave a massage? (saya tidak memiliki ide tentang itu. Apakah Anda ingin meninggalkan sebuah pesan?).

Sally                       : No thanks. I’ll call back later (Tidak terimakasih. Saya akan menelpon kembali nanti).


Itulah tiga contoh dialog make, receive dan transfer the phone calls. Semoga bermanfaat ya sahabat, IBI.