dream theater

Lirik Lagu Dream Theater (A Nightmare To Remember) Dan Terjemahannya

Posted on

Lirik Lagu Dream Theater (A Nightmare To Remember) Dan Terjemahannya

dream theater


Dream Theater – A nightmare to remember

A nightmare to remember
Mimpi buruk tuk mengingat
I’d never be the same
Aku tak pernah sama
What began as laughter
Apa yang dimulai sebagai gelak tawa
So soon would turn to pain
Sangat cepat akan beralih ke rasa sakit
The sky was clear and frigid
Langit sangat terang dan dingin
The air was thick and still
Udara terasa tebal dan hening
Now I’m not one to soon forget
Sekarang aku bukan satu-satunya yang cepat terlupakan
And I bet I never will
Dan aku yakin aku tak pernah

Picture for a moment
Gambar pada saat itu
The perfect irony
ironis yang sempurna
A flawless new beginning
Sebuah awal baru yang sempurna
Eclipsed by tragedy
Terhalang oleh tragedi
The uninvited stranger
Orang asing yang tak diundang
Started dancing on his own
Memulai menari sendiri
So we said goodbye
Jadi kita mengucapkan selamat tinggal
To the glowing bride
Untuk pengantin yang bersinar
And we made our way back home
Dan kita berjalan kembali ke rumah lagi

Life was so simple then
Hidup ini begitu mudah maka
We were so innocent
Kita sangat  bersih
Father and mother
Ayah dan ibu
Holding each other
Berpegangan satu sama lain

Without warning
Tanpa peringatan
Out of nowhere
Entah dari mana
Like a bullet
Seperti peluru
From the night
Dari malam
Crushing Glass
Memecahkan kaca
Rubber and steel
Karet dan baja
Scorching fire
Api yang menghanguskan

Glowing lights
Lampu bersinar
Screams of terror
Jeritan teror
Pain and Fear
Rasa sakit dan ketakutan
Sounds of sirens
Suara sirene
Smoke in my eyes
Asap di mataku
Sudden stillness
Keheningan mendadak
Blackened silence
Tercemar kesunian
No more screaming
Tak ada lagi teriakan
No more cries
Tak ada lagi tangisan

Stunned and bewildered
Mengejutkan dan membingungkan
Cold and afraid
Kedinginan dan ketakutan
Torn up and broken
Robek dan rusak
Frightened and dazed
Ketakutan dan kebingungan

Stunned and bewildered
Mengejutkan dan membingungkan
Cold and afraid
Kedinginan dan ketakutan
Torn up and broken
Robek dan rusak
Frightened and dazed
Ketakutan dan kebingungan

Lying on the table
Tergeletak di meja
In this unfamiliar place
Di tempat tak dikenal ini
I’m greeted by a stranger
Aku disambut oleh orang asing
A man without a face
Seorang pria tanpa wajah
He said, “Son, do you remember?
Dia berkata, “nak, Apakah kau ingat?
Do you even know your name?”
Apakah kau tahu namamu?”
Then he shined a light into my eyes
Kemudian ia menyinari cahaya ke mataku
And said, “take this for the pain.”
Dan berkata, “ambil ini tuk rasa sakit.”

Hopelessly drifting,
Terlintas rasa putus asa
Bathing in beautiful agony
Bermandikan penderitaan indah
I am endlessly falling
Aku terjatuh tanpa henti
Lost in this wonderful misery
Tersesat dalam kesengsaraan yang hebat ini
In peaceful sedation, I lay half awake
Dalam sedasi damai ini, aku terbaring setengah terjaga
And all of the panic inside starts to fade
Dan semua kepanikan didalam mulai memudar.
Hopelessly drifting
Terlintas rasa putus asa
Bathing in beautiful agony
Bermandikan penderitaan indah

Tell me does this hurt you?
Katakan padaku apakah ini menyakitimu?
Said the faceless man
Kata orang tak berwajah
Can you move all of your fingers?
Bisakah kau memindahkan semua jari-jarimu?
Can you try your best to stand?
Bisakah kau mencoba yang terbaik untuk berdiri?
I asked about the others
Aku bertanya tentang orang lain
Is everyone OK?
Apakah semuanya baik-baik saja?
He told me not to worry
Dia mengatakan padaku untuk tak khawatir
As he turned and looked away
Saat dia berbalik dan berpaling

Hopelessly drifting
Terlintas rasa putus asa
Bathing in beautiful agony
Bermandikan penderitaan indah
I am endlessly falling
Aku terjatuh tanpa henti
Lost in this wonderful misery
Tersesat dalam kesengsaraan yang hebat ini
In peaceful sedation, I lay half awake
Dalam sedasi damai ini, aku terbaring setengah terjaga
And all of the panic inside starts to fade
Dan semua kepanikan didalam mulai memudar
Hopelessly drifting
Terlintas rasa putus asa
Bathing in beautiful agony
Bermandikan penderitaan indah

Day after day
Hari demi hari
And night after night
Dan malam demi malam
Replaying the events
Mengulangi peristiwa
Did they ever see the red light?
Apakah mereka pernah melihat cahaya merah?

Over and over
Lagi dan lagi
Scene by scene
Suasana demi suasana
Like a recurring nightmare haunting my dreams.
Seperti mimpi buruk yang berulang menghantui mimpiku.
How can you prepare for what would happen next?
Bagaimana kau bisa mempersiapkan apa yang ‘kan terjadi selanjutnya?
No son should ever have to see his father such a mess
Tak ada anak yang harus melihat ayahnya kacau
It’s a miracle he lived
Ini adalah keajaiban saat dia hidup
It’s a blessing no one died
Ini adalah berkat ketika tak ada satupun yang meninggal
By the Grace of God above
Dengan karunia Tuhan di atas
Everyone survived
Semuanya terselamatkan

Life was so simple then
Hidup ini begitu mudah maka
We were so innocent
Kita sangat  bersih
It will stay with us forever
Itu ‘kan tetap tinggal bersama kita selamanya
A nightmare to remember
Mimpi buruk tuk mengingat

 


Semoga Bermanfaat Para Sahabat IBI 🙂

 

Referensi Materi Lainnya dari IBI yang wajib kita ketahui :

loading...