Review Text : Pengertian, Tujuan, Ciri Dan Generic Structure Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya
Review Text : Pengertian, Tujuan, Ciri Dan Generic Structure Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

Review Text : Pengertian, Tujuan, Ciri Dan Generic Structure Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

Posted on

Review Text : Pengertian, Tujuan, Ciri Dan Generic Structure Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

Review Text : Pengertian, Tujuan, Ciri Dan Generic Structure Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya
Review Text : Pengertian, Tujuan, Ciri Dan Generic Structure Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

Dalam kehidupan sehari hari sering kita bertemu dengan film, buku, lagu, atau benda lain. Dalam Bahasa Inggris terapat salah satu jenis yang membahas tentang review atau pengkajian tentang  film, buku, lagu, atau benda lain yaitu Review Text. Pada esemptan kali ini IBI kan membahas tentang  pengertian, tujuan, ciri, generic structure, dan contoh dari  Review Text mari kita simak.

  1. Pengertian Review text

Review bermakna “tinjauan, ringkasan, tinjauan ulang.” Jika ada frasa book review berarti bermakna tinjauan buku. Karenanya, review text bisa diartikan secara harfiah sebagai teks yang difungsikan untuk meninjau. Jadi Review text adalah teks yang ditujukan untuk meninjau suatu karya, baik film, buku dan sebagainya, untuk mengetahui kualitas, kelebihan serta kekurangan yang dimiliki oleh karya tersebut.

2. Tujuan Review text

Tujuan dari Review text adalah to ‘criticise an art work, event for a public audience’ (untuk memberikan kritik terhadap suatu karya seni, ataupun lainnya untuk khalayak umum) juga memberikan ulasan, tinjauan, bahkan kritik terhadap suatu karya seni, ilmiah, buku ataupun bentuk-bentuk lainnya agar diketahui oleh khalayak umum.

3. Ciri – Ciri Review Text

  • Fokus pada specific participants
  • menggunakan adjectives (kata sifat)
  • menggunakan (long and complex clauses) kalusa yang panjang dan rumit
  • menggunakan metafora ( perumpamaan)

4. Generic Structure Review Text

• Introduction (paragraf pertama)

Introduction terletak di awal paragraf review, berisikan Pengenalan terhadap pokok atau gambaran umum tentang sebuah karya/benda yang akan ditinjau. Gambaran umum tersebut dapat berupa nama, kegunaan, dan sebagainya.” Places the work in its general and particular context, often by comparing it with others of its kind or through an analog with a non–art object or event” (menempatkan karya yang ditinjau pada konteks umum ataupun khusus, biasanya dengan membandingkan dengan karya lain yang sejenis atau melalui analogi obyek yang bukan karya seni.).

• Evaluation

Bagian evaluation berisi gambaran detail dari sebuah karya, antara lain menceritakan kelebihan, keunikan, kualitas, serta hal- hal yang membuatnya menarik dengan memberikan gambaran yang lebih mendetail terhadap suatu karya atau benda yang akan direview. Gambaran tersebut dapat berupa bagian-bagiannya, keunikan ataupun kualitasnya. Pada bagian ini hindari memberikan terlalu banyak deskripsi mengenai karya atau benda tersebut, untuk menjauhkan kesan ‘mengajarkan’ pembaca. Istilah yang digunakan dalam struktur umum yang kedua ini adalah tidak jauh dari kata ‘baik’ atau ‘tidak’ karya atau benda tersebut.  Bagian ini biasanya terdiri lebih dari satu evaluasi.

• Interpretation

Pada bagian interpretasi, penulis memberikan pendapat atau pandangannya terhadap mengenai karya atau benda yang direviewnya. Tentu saja fase ini dilakukan setelah melakukan evaluasi yang cukup terhadap karya atau barang tersebut. Tidak jarang untuk mendukung, memperkuat, atau lebih meningkatkan kualitas/ hasil mengenai karya atau benda yang diulas, penulis dapat membandingkan dengan mengenai karya atau benda yang direviewnyamengenai karya atau benda yang direviewnya dengan jenis lainnya (Hal ini dilakukan untuk mendukung dan memperkuat pandangan penulis). Pada fase inipenulis juga menuliskan kelebihan dari karya atau benda tersebut, atau sebaliknya yang menjadikannya kurang bernilai.

• Summary  (kesimpulan)

Pada bagian ini, penulis memberikan kesimpulan pada bagian terakhir dari Review text  kepada pembaca terhadap karya atau benda yang telah diulas ( karya atau benda yang direviewnya). Setelah memberikan penjelasan di evaluasi dan pandangan penulis sendiri di bagian interpretasi, di bagian ini penulis memberikan komentar mengenai karya atau benda yang diulas berharga atau tidak untuk calon pembeli.


5. Contoh Review Text

Acer Iconia Tab A100

Reviewed By
mike andrew

While the 10-inch tablet market is very crowded and highly competitive right now, when it comes to 7-inch powerful and reliable slates, there are still some gaps that need to be filled. The Iconia Tab A100 wants to do just that, being a very interesting, portable and snappy gadget.

Design and display

When talking about 7-inch tablets, the aspect is very important. The Tab A100 does not disappoint from this point of view, being elegant and classy. The front face is surrounded by glossy black plastic, while the back of the tablet is a dark gray plastic with Acer’s logo in the middle. In terms of portability, the Iconia Tab A100 is also a more than a satisfying device, being about the same size and weight as the HTC Flyer, for example.

The 7-inch touchscreen with 1024×600 pixels resolution offers great image quality, contrast and brightness, but does more of a mediocre job when talking about viewing angles. Still, the display is overall decent and holds the comparison with the HTC Flyer or the Samsung Galaxy Tab 7.

Performance and software – The Iconia Tab A100 features the already classic Nvidia Tegra 2 dual-core processor with 1 GB of RAM memory and is therefore at least as snappy and powerful as any other 7 or 10-inch tablet on the market right now. The cameras are surprisingly decent, the 2 MP front-facing and the 5 MP rear-facing devices offering pretty much the best image quality you might hope to find on a slate.

In terms of software, Acer’s 7-inch tablet is set to be a pioneer, being the first slate of its category to be powered by the Android Honeycomb OS. Not only that, but it will run on the latest 3.2 version of the operating system, which means that you will get loads of apps and snappy performance.

Connectivity and pricing – The Iconia Tab A100 is set to feature WiFi and Bluetooth compatibility, as well as a micro-USB port and a micro SD slot card. It would have been perfect if it would have featured HDMI as well, but still it is pretty decent for a 7-inch tablet.

As far as pricing is concerned, the Acer Iconia Tab A100, which has not yet been released on the market, will be available for 329 dollars( the 8 GB version) or for 349 dollars ( the 16 GB version). This is consistently less than HTC Flyer’s or Blackberry Playbook’s prices, to name two of the important 7-inch tablets right now.

Wrap-up – While the Iconia Tab A500 is still struggling to become one of the important names in the tablets’ world, the from this Android tablet review it looks like a winner right away. Packing good technical specifications, as well as a decent display and a revolutionary software for a 7-inch tablet, Acer’s new slate also comes at an affordable price tag and will probably mesmerize technology fanatics all around the world.

Demikian penjelasan tentang Review Text :Pengertian,Tujuan, Ciri dan Generic Strukture Dalam Bahasa Inggris Beserta Contohnya

“Keep running though haunted by fatigue, keep learning despite being approached by boredom, because the things we do for sure there will always be obstacles that hinder.”

-selamat belajar-

Referensi Materi dari IBI yang wajib kita ketahui :